image
Free CSS Template

Lorem ipsum dolor sit amet, consectetur adipiscing elit. Aliquam feugiat mi lacus, sed accumsan neque. Donec condimentum molestie laoreet.

BAB 2

| | Jumat, 18 Juni 2010

Bab 2
Mengidentifikasi Elemen Siklus Pemrosesan Informasi

A. Definisi dan Penggolongan Komputer

1. Definisi Komputer
Komputer berasal dari bahasa Latin, yaitu computare yang berarti menghitung (to compute atau to reckon). Akan tetapi, terdapat perbedaan yang mendasar dengan kalkulator, yaitu komputer mempunyai logika untuk berhitung, sedangkan kalkulator tidak. Komputer adalah alat pendukung untuk meringankan pekerjaan manusia dalam proses pemecahan berbagai masalah karena alat tersebut mempunyai kecepatan opersional, kemampuan menyimpan memori, dapat dipercaya, dan menghemat biaya. Beberapa definisi computer dari beberapa tokoh, yaitu sebagai berikut :
1. Suatu alat elektronik yang mampu melakukan tugas, yaitu menerima input, memproses input sesuai dengan programnya, menyimpan perintah dan hasil pengolahan, dan menyediakan output dalam bentuk informasi (Robert H. Blissmer, 1986).
2. Sistem elektronik untuk memanipulasi data yang cepat dan tepat serta dirancang dan diorganisasikan supaya secara otomatis menerima dan menyimpan data input, memprosesnya, dan menghasilkan output di bawah pengawasan suatu langkah-langkah instruksi-instruksi program yang tersimpan di memori (stored program) (Donald H. Sanders, 1985).
3. Mesin pengitung elektronik yang cepat, dapat menerima informasi input digital, memprosesnya sesuai dengan suatu program yang tersimpan di memorinya (stored program) dan menghasilkan output informasi (V.C. Hamacher, Z.G. Zaky).
4. Suatu pemroses data (data processor) yang dapat melakukan penghitungan yang besar dan cepat, termasuk penghitungan aritmatika yang besar atau operasi logika, tanpa campur tangan dari manusia yang mengoperasikan selama pemrosesan (William M. Fuori,1973).
5. Tipe khusus alat penghitung yang mempunyai sifat tertentu yang pasti (Gordon B. Davis,1981).
6. Alat elektronik yang dapat menerima input data, dapat mengolah data, memberikan informasi, menggunakan suatu program yang tersimpan di memori komputer (stored program), menyimpan program dan hasil pengolahan, serta bekerja secara otomatis (Jogiyanto HM, 1992)

Elemen sistem komputer dibagi menjadi tiga bagian, yaitu sebagai berikut :
1. Perangkat keras (hardware)
Hardware merupakan peralatan dalam bentuk fisik yang menjalankan sistem komputer. Hardware digunakan sebagai media untuk menjalankan software dan peralatan ini berfungsi untuk menjalankan instruksi-instruksi yang diberikan dan mengeluarkannya dalam bentuk informasi yang digunakan oleh manusia untuk laporan. Perangkat keras komputer terdiri dari alat input, pemroses, dan alat output.
2. Perangkat lunak (software)
Software merupakan rangkaian prosedur dan dokumentasi program yang berfungsi untuk menyelesaikan berbagai masalah. Perangkat lunak ini dijalankan pada pemroses jika mendapatkan respon masukan dari alat input dan hasil proses yang dilakukan oleh perangkat lunak dikeluarkan dengan alat output.
3. Perangkat pikir (brainware)
Brainware merupakan orang yang menggunakan komputer, yaitu orang yang dapat memasukkan data dan mengeluarkan informasi. Brainware sangat menentukan berhasil atau tidaknya suatu proses yang dilakukan oleh pemroses karena komputer hanya akan bekerja jika mendapatkan instruksi yang diberikan oleh perangkat pikir.

2. Penggolongan Komputer
Komputer dapat diklasifikasikan berdasarkan jenis data yang diolah , kemampuan komputer, kapasitas dan ukurannya, dan bidang masalahnya. Berdasarkan data yang diolahnya, komputer diklasifikasikan menjadi tiga, yaitu sebagai berikut :
1. Komputer analog
Komputer analog digunakan untuk mengolah data kualitatif karena computer ini digunakan untuk memproses data secara terus menerus dan mengenal data sebagai besaran fisik yang diukur secara terus menerus. Keluaran dari komputer jenis ini adalah dalam bentuk dial atau grafik, misalnya besaran arus listrik.
2. Komputer digital
Komputer digital digunakan untuk mengolah data kuantitatif karena komputer ini digunakan untuk memproses data diskrit (bilangan yang terputus-putus) dan akan mengenali data sebagai sinyal diskrit dari tinggi rendahnya tegangan listrik (On atau Off). Keluaran dari komputer jenis ini, yaitu dalam bentuk angka, huruf, grafik, atau gambar. Komputer jenis ini sangat cocok untuk aplikasi bisnis.
3. Komputer hibrid
Komputer hibrid merupakan kombinasi antara komputer analog dengan digital, sehingga komputer jenis ini dapat melakukan pengolahan data kualitatif dan kuantitatif. Komputer hibrid lebih cepat dibandingkan dengan komputer digital.

Berdasarkan kemampuannya, komputer diklasifikasikan menjadi tiga, yaitu sebagai berikut :
1. Small scale computer
Small scale computer disebut juga small scale mainframe computer. Komputer jenis ini mempunyai kapasitas memori antara 64 KB sampai 8 MB dan dapat menangani puluhan terminal komputer yang terpisah dari pusat komputer.
2. Medium scale computer
Komputer jenis ini disebut juga medium scale mainframe computer. Komputer jenis ini mempunyai kapasitas memori antara 512 KB sampai 8 MB. Selain itu, komputer jenis ini dapat menangani ratusan terminal komputer yang terpisah dari pusat komputer.
3. Large scale computer
Komputer jenis ini disebut juga large scale mainframe computer. Komputer jenis ini mempunyai bentuk yang besar dan kapasitas memori antara 512 KB sampai 8 MB. Selain itu, komputer jenis ini mempunyai kecepatan yang tinggi dan dapat menggunakan time sharing atau pengguna komputer dapat menggunakan komputer secara serentak dalm waktu bersamaan.

Penggolongan komputer berdasarkan kapasitas dan ukurannya, yaitu sebagai berikut:
1. Super computer, merupakan komputer yang sangat besar dan mahal, mempunyai pemrosesan informasi paling cepat dan biasanya digunakan dalam penelitian-penelitian yang membutuhkan kecermatan tinggi.
2. Mainframe computer, merupakan komputer besar tetapi lebih kecil dari super komputer, biasanya digunakan untuk melayani pengaksesan aplikasi bersama dan dapat diakses oleh ribuan orang dalam waktu yang sama.
3. Midrange computer, merupakan komputer berukuran sedang dengan kemampuan di bawah mainframe, biasa digunakan untuk melayani ratusan orang dalam waktu yang sama.
4. Microcomputer (PC),merupakan komputer personal yang biasa dipakai untuk melakukan pekerjaan sehari-hari seperti input dan pengolahan data.
5. Notebook/Laptop, merupakan komputer kecil yang ringan, dapat dijinjing dan digunakan dimanapun berada untuk melakukan pemrosesan data.
6. PDA (Personal Digital Assistant), merupakan komputer seukuran saku yang dapat dibawa ke manapun untuk melakukan aktivitas pemrosesan data.

Berdasarkan bidang masalahnya,komputer diklasifikasikan menjadi dua, yaitu sebagai berikut :
1. Special purpose computer
Komputer jenis ini hanya dapat menyelesaikan satu masalah saja, sehingga hanya program tertentu saja yang dimaasukkan dalam komputer ini. Sebagai contoh, komputer ini untuk teller perbankan dan komputer yang digunakan pada kilang minyak untuk kontrol produksi
2. General purpose computer
Komputer jenis ini dapat menyelesaikan bermacam-maccam masalah. Komputer yang termasuk dalam jenis ini, yaitu komputer digital dan analog, tetapi yang umum digunakan adalah komputer digital. Sebagai contoh, Komputer untuk pendidikan dan komputer untuk bisnis.



B. Membedakan antara Data dan Informasi
Data adalah sebuah atau banyak fakta, sebuah atau sekumpulan nilai yang tidak mempunyai arti penting sebelum dihubungkan dengan sebuah konteks. Contoh dari data dapat dilihat pada table dibawah ini.

Data tanpa konteks
Rp 60.000,-
12 Januari 2005
12%


Informasi adalah data yang telah diproses atau mempunyai arti. Dari data table diatas kita dapat menambahkn konteks seperti table dibawah ini

Konteks dan data membentuk informasi
Konteks Data
Berapa harga 2 buah buku Matematika untuk kelas 3 SMU? Rp 60.000,-
Tanggal berapa saya lahir? 12 Januari 1990
Berapa tingkat inflasi tahun ini? 12%
Berapa skor ujian Matematika saya? 58

Akan tetapi, informasi juga dapat menjadi data jika konteks permasalahan menjadi lebih kompleks. Hal ini tergantung pada kondisi, data seperti apa yang akan digunakan, dan bagaimana data atau informasi tersebut akan diolah menjadi informasi yang lebih tajam lagi.


C. Menggambarkan Siklus Proses Informasi
Siklus informasi menggambarkan bahwa data akan berubah menjadi informasi jika sudah melewati satu atau beberapa proses pengolahan data. Banyak siklus informasi menggambarkan bahwa informasi yang dihasilkan oleh suatu proses akan menjadi data kembali untuk memperoleh informasi yang lain.

0 komentar:

Poskan Komentar