image
Free CSS Template

Lorem ipsum dolor sit amet, consectetur adipiscing elit. Aliquam feugiat mi lacus, sed accumsan neque. Donec condimentum molestie laoreet.

BAB 4

| | Jumat, 18 Juni 2010

Mengenal Macam-macam Jaringan Komputer
A. JARINGAN KOMPUTER

Konsep awal jaringan komputer : adanya kebutuhan untuk saling berbagi informasi dan sumber daya yang dimilki oleh setiap komputer.
Jaringan Komputer adalah suatu kumpulan computer, printer dan peralatan lainnya yang terhubung dalam satu kesatuan atau dapat juga didefinisikan sebagai suatu interkoneksi dari beberapa system computer yang berada dalam lokasi yang berbeda.
Jaringan computer mengizinkan beberapa pengguna untuk mengakses data dan program secara bersamaan.Informasi dan data bergerak melalui kabel-kabel atau tanpa kabel ( wireless ) sehingga dapat saling bertukar dokumen dan data, mencetak pada printer yang sama menggunakan hardware dan software yang terhubung dengan jaringan.Setiap computer, printer atau peripheral yang terhubung dengan jaringan disebut node.

Manfaat yang diperoleh dengan membangun jaringan computer :
1. Berbagi sumber daya ( sharing resources )
Bertujuan : agar seluruh program, peralatan, atau peripheral lainnya yang dimanfaatkan oleh setiap orang yang menggunakan jaringan computer tanpa pengaruh oleh lokasi maupun pengguna lain.
2. Media Komunikasi
Jaringan computer memungkinkan terjadinya komunikasi antarpengguna, baik untuk teleconfence maupun untuk mengirim pesan atau informasi yang penting.
3. Integrasi data
Data yang terbentuk data yang terintegrasi yang memudahkan pengguna untuk memperoleh dan mengolah informasi setiap saat.
4. Pengembangan dan pemeliharaan
Pengembangan peralatan dilakukan mudah dan menghemat biaya.Jaringan computer dalam merawat harddisk misalnya, untuk memberikan perlindungan terhadap serangan virus pengguna cukup memusatkan pada harddisk yang terdapat dalam computer pusat ( server ).
5. Keamanan Data
Sistem jaringan computer dapat memberikan perlindungan terdapat data.teknik perlindungan terhadap harddisk sehingga data mendapatkan perlindungan yang efektif.
6. Sumber Daya lebih efisien dan informasi terbaru
Data atau informasi yang diakses selalu terbaru karena setiap terdapat perubahan yang terjadi dapat segera diketahui oleh setiap pengguna.
7. Reliabilitas tinggi
Semua file dapat disimpan atau di-copy ke dua,tiga atau lebih computer yang terhubung dengan jaringan, sehingga apabila salah satu mesin rusak maka salinan di mesin yang lain dapat tetap digunakan.



B.Mengindentifikasi Macam-macam Jaringan Komputer

Berdasarkan jarak dan area kerjanya, jaringan computer dibedakan menjadi tiga kelompok yaitu :

Local Area Network ( LAN ), Metropolitan Arean Network ( MAN ), Wide Area Network ( WAN ).
1. Local Area Network ( LAN)
Merupakan sejumlah computer dengan seperangkat pendukungnay seperti printer yang terhubung dan saling berkomunikasi dalam area tertentu yang berukuran sampai beberapa kilometer misalnya didalam satu kantor, gedung, atau kampus.LAN bukan system yang terhubung dengan lingkungan luar ( seperti Internet ) menggunakan telepon atau jalur data lainnya.Berdasarkan struktur, terdpat dua tipe jaringan LAN, yaitu peer to peer dan client/server network.

A.Peer to Peer Network
Pada jaringa peer to peer, semua node mempunyai kedudukan yang sama dengan node lainnya dan mempunyai tipe software yang sama mendukung pertukaran sumber daya.Beberapa system operasi client seperti Windows 9x, Windows 2000 Professional, Windows Me, Windows XP, dan Macintosh mendukung jaringan peer to peer.

B.Client/Server Network
Pada jaringan client/server hanya satu computer yang bertugas sebagai server dan computer lain berperan sebagai client.Setiap computer dapat berbagi proses dan penyimpanan dengan server pusat.Contoh umum jaringan client/server adalah suatu database yang dapat diakses oleh beberapa computer yang berbeda jaringan.Database disimpan dalam server jaringan sesuai dengan program database yang digunakan.

Berdasarkan kecepatan transmisi datanya, LAN dapat digolongkan ke dalam tiga kelompok, yaitu :
- Low Speed PC Network
Kecepatannya kurang dari 1 Mbps dan biasanya diterapkan untuk personal computer.Contoh : Omninet dari Corvus Systems ( network bus ), Apple Talk dari Apple Corporation.
- Medium Speed Network
Kecepatannya antara 1 sampai 20 Mbps dan biasanya untik mini computer.Contoh: Ethernet dari Xerox, ARCnet dari Datapoint Corporation.
- High Speed Network
Kecepatannya lebih dari 20 Mbps dan biasanya diterapkan untuk mainframe computer.Contoh : Loosely Coupled Network dari Control Data Corporation dan Hyper Channel dari Network System Corporation.

Personal Area Network ( PAN ) merupakan bagian dari LAN, yaitu jaringan computer yang digunakan untuk komunikasi antara perangkat computer dengan orang yang menggunakannya.


2. Metropolitan Area Network ( MAN )
MAN pada dasarnya merupakn versi lain LAN, yang berukuran lebih besar dan biasanya menggunakan teknologi yang sama dengan LAN.MAN merupakan jaringan dalam skala besar yang menghubungkan beberapa LAN.MAN biasanya menggunakan aturan kecepatan tinggi.Man dapat mencakup kota dan mampu menunjang dat dan suara bahkan dapat berhubungan dengan jaringan telepon kabel.

3. Wide Area Network ( WAN )
WAN merupakan dua atau lebih LAN yang terhubung satu sama lain,WAN mencakup daerah geografis yang luas,yaitu sebuah Negara bahkan benua.Contoh, suatu perusahaan mempunyai kantor pusat di suatu kota dan kantor pemasaran di kota lain.

C.Topologi Jaringan

Topologi Jaringan merupakan suatu gambaran cara mnenghubungkan computer satu dengan computer yang lainnya.Topologi Jaringan yang sering digunakan adalah topologi bus, star,


Bus
Topologi Bus ada dua macam yaituLinear Bus dan T-Bus. Topologi menghubunkan beberapa komputer dengan sistem T atau dengan jaringan yang tersusun secara paralel. Jaringan ini memilikki keistimewaan jika satu komputer mengalami gangguan,maka komuter yang lain tetap dapat dioperasikan dengan baik.
* Keunggulan topologi Bus adalah pengembangan jaringan atau penambahan workstation baru dapat dilakukan dengan mudah tanpa mengganggu workstation lain. Kelemahan dari topologi ini adalah bila terdapat gangguan di sepanjang kabel pusat maka keseluruhan jaringan akan mengalami gangguan.
Topologi linear bus merupakan topologi yang banyak dipergunakan pada masa penggunaan kabel Coaxial menjamur. Dengan menggunakan T-Connector (dengan terminator 50ohm pada ujung network), maka komputer atau perangkat jaringan lainnya bisa dengan mudah dihubungkan satu sama lain.

2. Topologi Star/Bintang

star
Topologi bintang merupakan bentuk topologi jaringan yang berupa konvergensi dari node tengah ke setiap node atau pengguna. Topologi jaringan bintang termasuk topologi jaringan dengan biaya menengah.
Kelebihan :
* Kerusakan pada satu saluran hanya akan mempengaruhi jaringan pada saluran tersebut dan station yang terpaut.
* Tingkat keamanan termasuk tinggi.
* Tahan terhadap lalu lintas jaringan yang sibuk.
* Penambahan dan pengurangan station dapat dilakukan dengan mudah.
Kekurangan:
* Jika node tengah mengalami kerusakan, maka seluruh jaringan akan terhenti.


3. Topologi Ring/Cincin


ring
Jaringan ini dikenal sebagai jaringan dari titik ke titik karena jaringan terhubung dari satu terminal ke terminal lainnya. Topologi ini merupakan perkembangan dari topolagi Bus dan terhubung secara serial. keistimewaan dari jaringan ini adalah setiap komputer mempunyai kedudukan yang sama dan tidak memilikki pusat. Kelemhan jaringan ini adalah jika salah satu komputer mengalami gangguan,maka komputer yang lainjuga tidak dapat beropersai.

4. Topologi Mesh

mesh
Topologi jaringan ini menerapkan hubungan antar sentral secara penuh. Jumlah saluran harus disediakan untuk membentuk jaringan Mesh adalah jumlah sentral dikurangi 1 (n-1, n = jumlah sentral). Tingkat kerumitan jaringan sebanding dengan meningkatnya jumlah sentral yang terpasang. Dengan demikian disamping kurang ekonomis juga relatif mahal dalam pengoperasiannya.


5. Topologi Tree

tree
Topologi Jaringan Pohon (Tree) Topologi jaringan ini disebut juga sebagai topologi jaringan bertingkat. Topologi ini biasanya digunakan untuk interkoneksi antar sentral dengan hirarki yang berbeda. Untuk hirarki yang lebih rendah digambarkan pada lokasi yang rendah dan semakin keatas mempunyai hirarki semakin tinggi. Topologi jaringan jenis ini cocok digunakan pada sistem jaringan komputer .
Pada jaringan pohon, terdapat beberapa tingkatan simpul (node). Pusat atau simpul yang lebih tinggi tingkatannya, dapat mengatur simpul lain yang lebih rendah tingkatannya. Data yang dikirim perlu melalui simpul pusat terlebih dahulu. Misalnya untuk bergerak dari komputer dengan node-3 kekomputer node-7 seperti halnya pada gambar, data yang ada harus melewati node-3, 5 dan node-6 sebelum berakhir pada node-7. Sebagai contoh, perusahaan dapat membentuk kelompok yang terdiri atas terminal pembukuan, serta pada kelompok lain dibentuk untuk terminal penjualan. Adapun kelemahannya adalah, apabila simpul yang lebih tinggi kemudian tidak berfungsi, maka kelompok lainnya yang berada dibawahnya akhirnya juga menjadi tidak efektif. Cara kerja jaringan pohon ini relatif menjadi lambat.


6. Topologi Linier

linier
Jaringan komputer dengan topologi linier biasa disebut dengan topologi linier bus, layout ini termasuk layout umum. Satu kabel utama menghubungkan tiap titik koneksi (komputer) yang dihubungkan dengan konektor yang disebut dengan T Connector dan pada ujungnya harus diakhiri dengan sebuah terminator. Konektor yang digunakan bertipe BNC (British Naval Connector), sebenarnya BNC adalah nama konektor bukan nama kabelnya, kabel yang digunakan adalah RG 58 (Kabel Coaxial Thinnet). Installasi dari topologi linier bus ini sangat sederhana dan murah tetapi maksimal terdiri dari 5-7 Komputer.
Tipe konektornya terdiri dari
1. BNC Kabel konektor —> Untuk menghubungkan kabel ke T konektor.
2. BNC T konektor —> Untuk menghubungkan kabel ke komputer.
3. BNC Barrel konektor —> Untuk menyambung 2 kabel BNC.
4. BNC Terminator —> Untuk menandai akhir dari topologi bus.
Keuntungan dan kerugian dari jaringan komputer dengan topologi linier bus adalah :
* Keuntungan, hemat kabel, layout kabel sederhana, mudah dikembangkan, tidak butuh kendali pusat, dan penambahan maupun pengurangan terminal dapat dilakukan tanpa mengganggu operasi yang berjalan.
* Kerugian, deteksi dan isolasi kesalahan sangat kecil, kepadatan lalu lintas tinggi, keamanan data kurang terjamin, kecepatan akan menurun bila jumlah pemakai bertambah, dan diperlukan Repeater untuk jarak jauh.

0 komentar:

Poskan Komentar