image
Free CSS Template

Lorem ipsum dolor sit amet, consectetur adipiscing elit. Aliquam feugiat mi lacus, sed accumsan neque. Donec condimentum molestie laoreet.

BAB 3

| | Jumat, 18 Juni 2010

Bab 3 Mengidentifikasi Perangkat Keras yang Digunakan Beserta Fungsinya

A. Menunjukkan Perangkat Keras dalam Sistem Informasi

Hardware terdiri atas tiga bagian, yaitu alat input, pemroses, dan alat output. Alat input dapat digunakan untuk memasukkan data atau instruksi. Alat output dapat mengeluarkan hasil pemasukkan data yang kita sebut informasi. Kedua alat tersebut tidak dapat berfungsi jika tidak didukung oleh pemroses karena pemroses berfungsi sebagai penghubung antara alat input dan alat output dan sebagai alat untuk memproses input untuk menghasilkan output. Sebaliknya, pemroses juga tidak dapat berfungsi jika tidak didukung oleh alat input karena proses hanya dapat dilakukan jika tersedianya data dan adanya instruksi yang dimasukkan melalui alat input, sehingga ketiga bagian tersebut tidak dapat dipisahkan satu dengan lainnya.

1. Komponen input
Alat input ini digunakan untuk memasukkan instruksi atau informasi ke dalam komputer. Alat input juga mempunyai fungsi sebagai berikut
a. Tempat untuk memasukkan data dan program yang akan diproses
b. Menerjemahkan kode-kode yang dikenal oleh media input ke dalam kode-kode yang dikenal oleh komputer.
c. Mengirim data yang sudah berbentuk bit-bit ke dalam media penyimpanan.
Data yang dapat dimasukkan melalui alat input berupa huruf, angka, gambar, suara, audio, video, dan gerakan. Berbagai alat input yang dapat digunakan untuk memasukkan berbagai data tersebut, yaitu sebagai berikut :
1. Pengetikan, misalnya keyboard, ATM, dan Point if Sale (POS)
2. Gambar, terdiri atas
a. Penunjuk, contohnya mouse, trackball, pointing stick, touchpad, touch screen, joystick, light pen, digitizer, dan pen based computer system.
b. Pengambil, terdiri atas
- terformat,contohnya bar code reader, magnetic ink character, optical mark recognition, dan optical character recognition.
- tidak terformat, contohnya image scanner, optical character recognition, pen based computer, kamera digital, pembaca retina mata, dan pembaca sidik jari.
3. Suara, contohnya microphone, automatic speech recognition, dan touchtone.
4. Video, contohnya kamera video.
5. Gerakan, misalnya glove, headset, dan walker.
6. Lain-lain, seperti sensor, pembaca kartu magnetik, Radio Frequency Identification (RFID) dan pembaca kartu cerdas.

2. Kompenen output
Komponen ouput digunakan untuk menampilkan informasi yang diperoleh dari pemrosesan data. Fungsi khusus dari alat output yaitu :
a. Tempat keluarnya hasil proses.
b. Menerjemahkan bit-bit ke dalam kode-kode yang dikenal media output.

Berdasarkan hasil pengeluarannya, alat output terdiri atas softcopy dan hardcopy. Berbagai macam alat output berdasarkan pembagian tersebut, yaitu sebagai berikut :
1. Softcopy, contohnya yaitu monitor (Cathode Ray Tube atau CRT dan Flat Panel Display) dan audio.
2. Hardcopy, contohnya yaitu printer, (impact, thermal, inkjet, laser, dan multifungsi), plotter (pena, elektrostatis, thermal, pemotong, dan format lebar), dan Computer Output Microfilm (COM).
Alat output yang termasuk softcopy menghasilkan keluaran yang berupa tampilan pada monitor atau berupa suara, sedangkan alat output yang termasuk hardcopy memberikan keluaran berupa cetakan pada media kertas, plastik transparan, microfilm, atau microfilch.




3. Komponen Pemroses
Komponen utama dari komputer adalah CPU atau Central Processing Unit. CPU merupakan jantung komputer karena CPU merupakan pusat kendali komputer. CPU disebut juga prosesor (processor). CPU mempunyai fungsi sebagai berikut :
1. Memberikan address data dan program.
2. Memasukkan dan mengambil data.
3. Memproses data secara arithmetic dan logic.
4. Melaksanakan instruksi-instruksi secara berturut-turut.
CPU juga dapat menjadi penghubung antara penyimpanan internal dan alat input atau output. CPU terdiri atas tiga komponen utama, yaitu Arithmetic Logic Unit (ALU), Control Unit (CU), dan Internal Memory.


a. Arithmetic Logic Unit (ALU)
Arithmetic Logic Unit atau unit aritmatika dan logika berfungsi untuk melaksanakan seluruh penghitungan (penambahan, pengurangan, perkalian, dan pembagian) dan operasi logika. Hasil dari operasi tersebut diletakkan dalam register yang disebut accumulator. ALU berfungsi melakukan operasi aritmatika dan logika yang terdiri atas empat jenis, yaitu sebagai berikut :
1. Decimal arithmetic, digunakan untuk operasi komersial dan dinyatakan dalam bilangan desimal dengan menggunakan tanda plus untuk bilangan positif dan minus untuk bilangan negatif.
2. Fixed point arithmetic, operasi aritmatika dari data biner dan untuk menyatakan address dari media penyimpanan.
3. Floating point arithmetic, digunakan untuk operasi matematika.
4. Logic operation, operasi perbandingan, testing, translating, editing, dan moving logic data.

b. Control Unit (CU)
Control unit atau unit kontrol berfungsi untuk mengendalikan semua komponen dalam sistem komputer, seperti otak manusia yang mengontrol semua saraf dalam tubuh sehingga semua anggota tubuh dapat digerakkan dan dikendalikan. Pengendalian yang dilaksanakan oleh unit ini didasarkan pada instruksi-instruksi yang terdapat pada program komputer. Setiap instruksi diterjemahkan ke dalam bentuk tindakan yang sesuai dengan maksud instruksi tersebut.

c. Internal Memory
Memori internal (internal memory) disebut juga memori utama (main memory) dan memori primer (primary memory). Komponen ini berfungsi sebagai pengingat. Fungsi memori utama, adalah sebagai berikut :
1. Menyimpan data yang berasal dari alat input sampai data dikirim ke ALU untuk diproses.
2. Menyimpan data hasil pemrosesan ALU sebelum dikirim ke alat output.
3. Menampung program atau instruksi yang berasal dari alat input atau dari alat pengingat sekunder.
Memori dibagi menjadi dua, yaitu Random Access Memory (RAM), dan Read Only Memory (ROM). RAM merupakan jenis memori yang isinya dapat diganti selama komputer dihidupkan dan mempunyai sifat dapat mengingat data atau program selama terdapat arus listrik (komputer dihidupkan), dapat menyimpan dan mengambil data secara cepat. ROM merupakan jenis memori yang isinya tidak hilang ketika tidak mendapat aliran listrik dan pada awalnya isinya hanya dapat dibaca. ROM pada komputer disediakan oleh vendor komputer dan berisi program atau data. Di dalam PC, ROM biasa disebut BIOS (Basic Input Output System) atau ROM-BIOS.


B. Menunjukkan Fungsi Perangkat Keras

Berdasarkan fungsinya, perangkat keras dibedakan menjadi lima, yaitu :
1. Komponen input
2. Komponen output
3. Komponen pemroses
4. Komponen penyimpanan
5. Komponen tambahan


1. Komponen input
Komponen input digunakan untuk memasukkan data dan program yang akan diproses didalam komputer. Data yang dapat dimasukkan melalui alat input berupa huruf, angka, gambar, suara, audio, video, dan gerakan. Untuk memasukkan berbagai data tersebut, kamu dapat menggunakan alat input, seperti keyboard, mouse, joystick, trackball, trackpad, light pen, barcode reader, scanner, microphone, dan kamera digital.

a. Keyboard
Keyboard merupakan alat input yang paling banyak digunakan. Keyboard merupakan alat input yang dapat mengubah huruf, angka, atau kode lain menjadi isyarat listrik yang dapat diproses oleh komputer. Jika menggunakan kabel maka ujung kabel tersebut dimasukkan dalam port yang terdapat dalam CPU komputer. Keyboard merupakan alat input yang tidak terlalu banyak mengalami perubahan sejak dikenalkan pertama kali. Secara umum, sistem keyboard biasanya terdiri atas :
1. tombol pengetikan
Keyboard mempunyai berbagai macam bentuk, tetapi tata letak huruf atau angka pada tombol-tombol pengetikan menyerupai tata letak pada mesin ketik tradisional atau sering disebut QWERTY. QWERTY merupakan istilah yang diambil dari sederetan tombol-tombol kiri teratas pada mesin ketik. Tujuan mengikuti sistem ini, yaitu untuk memudahkan pengoperasian oleh pengguna yanag sudah biasa dengan mesin ketik.
2. tombol angka
Keyboard juga mempunyai tombol-tombol angka khusus, tata letaknya menyerupai tata letak angka pada kalkulator. Bagian ini sering disebut numeric keypad yang biasanya terletak disebelah kiri keyboard. Numeric keypad biasanya terdiri atas 17 tombol dengan susunan yang akan memudahkan pengguna yang sudah terbiasa dengan kalkulator atau mesin hitung lainnya.
3. tombol fungsi
Tombol fungsi pada keyboard terdiri atas sederetan tombol F1,F2,sampai F12yang biasanya terletak di bagian paling atas. Kegunaan tombol fungsi ini tergantung pada aplikasi atau sistem operasi yang sedang di jalankan.
4. tombol control
Keyboard juga di lengkapi dengan tombol kontrol yang berguna untuk mengendalikan gerakan kursor atau layar. Walaupun keyboard laptop mempunyai susunan yang sedikit berbeda dengan keyboard desktop, tetapi biasanya jenis –jenis tombol kontrol juga dimiliki.

Dua bentuk dasar dari keyboard, yaitu Alphanumeric keyboard dan Special function keyboard. Kebanyakan dari Alphanumeric keyboard menggunakan tipe 101 key yang terdiri atas tombol pengetikan ,angka ,fungsi ,dan kontrol. Selain itu, terdapat juga keyboard yang terdiri atas 124 key yang menambahkan tombol fungsi tambahan dan tombol tanpa label yang dapat diprogram. Special function keyboard di rancang untuk aplikasi yang spesifik ,misalnya cash register pada terminal di restoran atau supermarket ,agen tiket pesawat terbang ,dan aplikasi lainnnya.


b. Mouse
Alat input lainnya yang banyak di gunakan, adalah mouse. Hampir semua komputer saat ini dilengkapi dengan mouse. Mouse merupakan alat penunjuk (pointer) yang dapat digerakkan kemana saja berdasarkan arah gerakan bola kecil yang terdapat pada bagian bawah mouse. Mouse mempunyai dua macam pengendali gerak, yaitu pengendali gerakan horizontal dan vertikal. Kedua pengendali tersebut dapat bergerak bebas, baik horizontal maupun vertikal. Bola kecil di dalam mouse berfungsi untuk menggerakkan kedua pengendali gerak tersebut sesuai dengan arah gerakan mouse. Mouse dijalankan dengan menekan tombol mouse pada objek yang dipilih. Penekanan tombol mouse dengan sebutan klik untuk sekali tekan, sedangkan jika menekan dua kali dengan cepat disebut dengan klik ganda.


c. Joystick
Joystick merupakan suatu alat seperti tongkat yang menggerakkan kursor sesuai dengan arah gerak tongkat. Pada prinsipnya, cara kerja joystick sama dengan cara kerja mouse, tetapi penggerak penunjuk layarnya berupa tongkat kecil.


d. Trackball
Trackball merupakan alat yang menyerupai mouse, tetapi bolanya terletak di atas. Trackball tidak memerlukan bidang di atas meja.Perbedaannya, jika untuk menggerakkan penunjuk mouse di layar di perlukan penggeseran penunjukkan trackball di layar di lakukan dengan memutar bola trackball dengan tangan pengguna ke arah yang diinginkan. Trackball perlu sering di bersihkan ,karena lebih cepat kotor oleh minyak yang di timbulkan tangan pengguna di bandingkan alat penunjuk lainnya.





e. Trackpad
Trackpad merupakan alat yang mirip dengan trackball, tetapi tidak menggunakan bola. Untuk menggerakan kursor cukup dengan menggerakan jari kamu di atas pad.


f. Light pen
Light pen merupakan alat penunjuk yang berbentuk seperti pena dan dapat menghasilkan cahaya, yang digunakan secara bersamaan dengan sebuah layar yang peka cahaya. Contoh penggunaan light pen, yaitu pada alat pengendali lalu lintas udara pada bandara. Caranya yaitu dengan menunjukkan light pen pada objek tertentu yang muncul pada radar.

g. Barcode reader
Barcode reader merupakan alat yang di gunakan untuk membaca data bar code. Bar code reader sangat efektif penggunaannya karena dengan alat tersebut setiap barang belanja dapat di baca datanya, seperti nama barang dan harga dengan cepat di bandingkan dengan pengetikan mengunakan tangan.

h. Scanner
Scanner merupakan alat yang di gunakan secara otomatis untuk memasukan data (huruf atau angka) dan gambar pada selembar kertas atau objek lain ke dalam CPU dan akan di tampilkan pada layar monitor. Hasil scan akan di tampilkan pada layar monitor terlebih dahulu. Perubahan hasil scanning dapat di lakukan dengan menggunakan software aplikasi, misalnya Adobe photoshop.

i. kamera digital
kamera merupakan alat yang digunakan untuk mengambil objek gambar yang diam dan merekamnya. Oleh karena itu, dibuat kamera digital. Kamera digital banyak digunakan pada album foto keluarga dan penyakit kulit.


j. microphone
Beberapa jenis alat input yang digunakan untuk menangkap masukan berupa suara agar dapat diubah menjadi isyarat digital telah tersedia di pasaran. Selain itu, juga dapat dilakukan melalui pesawat telepon. Prinsip kerja microphone merupakan perubahan variasi tekanan udara, karena adanya suara menjadi variasi isyarat listrik.



2. Komponen Output
Alat output merupakan alat tempat mengeluarkan hasil proses yang dilakukan komputer. Beberapa contoh alat output, yaitu monitor, printer, plotter, dan speaker.

a. Monitor
Monitor termasuk alat output yang termasuk softcopy device. Ukuran layar dan merk monitor dapat berbeda-beda seperti layar televisi. Monitor dapat dibedakan berdasarkan warna dan resolusinya. Berdasarkan teknologi pembuatannya, monitor dibagi menjadi Cathode Ray Tube (CRT) dan layar datar (flat panel display).

b. Printer
Printer merupakan alat output yang termasuk hardcopy device. Ukuran kertas yang dapat digunakan pada printer juga beragam. Beberapa jenis printer, yaitu
1. Dot matrix
Tinta untuk printer ini menggunakan pita dengan cartridge yang dapat di isi ulang. Pada saat terjadi pencetakan, printer akan mengeluarkan bunyi yang cukup keras yang disebabkan oleh pergerakan jarum pada saat mencetak karakter di kertas.
2. Ink jet
Tinta printer ink jet pada umumnya disediakan bersama cartridge dan mendukung penggunaan warna.
3. Laser jet
Teknologi laser jet ini mempunyai tingkat kehalusan karakter yang sangat tinggi dan menyerupai teknologi mesin fotokopi.


c. Plotter
Plotter merupakan alat output yang termasuk jenis hardcopy device. Plotter termasuk alat output yang dapat menghasilkan grafik atau gambar dengan kualitas tinggi dan berwarna. Cara kerja plotter, yaitu dengan memindahkan sinyal biner yang dikirim.

d. Speaker
Alat output suara dapat menghasilkan suara digital sampai musik. Speaker berfungsi mengeluarkan informasi berupa suara.



3. Komponen Pemroses
Komponen pemroses (processor) yang biasa disebut CPU terdiri atas Arithmetic and Logic Unit (ALU), Control Unit (CU), dan internal memory.


4. Komponen Penyimpanan
Komponen penyimpanan digunakan untuk menyimpan data dan program secara permanen. Contoh memori sekunder, yaitu floopy disk, harddisk, CD ROM, zip drive, pita magnetik, dan DVD.

a. Disket
Disket atau floopy disk secara fisik ada yang berukuran 3,5” atau 2,5”. Susunan data dalam floopy disk diatur serial dalam track dan sector.
b. Harddisk
Harddisk terbuat dari bahan berupa logam yang dilapisi ferro oxide dan bahan yang mudah termagnetisasi. Jumlah head pada harddisk bervariasi tergantung pada jumlah disk penyusunnya.


c. CD ROM
CD ROM bukan merupakan alat penyimpanan yang paling cepat, tetapi CD ROM merupakan media pendistribusian paling murah untuk data atau informasi yang berukuran besar. Media ini cocok untuk aplikasi multimedia. Jenis-jenis CD ROM, yaitu sebagai berikut :
1. CD Writeable
Mampu melakukan proses baca dan tulis, tetapi proses penulisan tersebut hanya dapat dilakukan sekali saja, data dalam CD-W ini dapat bertahan sampai 100 tahun.
2. CD Rewriteable atau CD Eraseable
Jenis ini mampu melakukan proses baca tulis dan proses tulis pada media CD-RW dapat dilakukan berulang kali. Data dalam CD-RW dapat bertahan sampai 30 tahun.
d. Zip Drive
Zip drive merupakan teknologi yang baru dikembangkan untuk mengatasi keterbatasan kapasitas floopy disk. Teknologi ini sangat membantu karena ukuran data saat ini semakin besar dan sering tidak cukup jika disimpan dalam floopy disk atau harus disediakan banyak floopy disk.

e. Pita Magnetik
Media penyimpanan pita magnetik terbuat dari bahan magnetik yang dilapiskan pada plastik tipis, seperti pita pada pita kaset.
f. DVD
Perangkat DVD (Digital Video Disc atau sering disebut sebagai Digital Versatile Disc) merupakan teknologi piringan optik kedua setelah CD.

Hubungan atau interaksi dari beberapa perangkat keras di atas dapat dilihat pada dua kasus yang berbeda, yaitu untuk pengaksesan pada level Intranet dan Internet.

0 komentar:

Poskan Komentar